Senin, 13 Februari 2012

Teori Ernestine Wiedenbach


1.  Sejarah Ernestine Wiedenbach
          Ernestine Wiedenbach adalah seorang nurse-midwife yang juga teoritis dibidang keperawatan. Ia bekualifikasi sebagai perawat pada tahun 1925, dan menjadi nurse-midwife pada tahun 1946. Salah satu karya besarnya adalah kolaborasi dengan filsuf Dicoff dan James tahun 1960 ketika ia menjadi mahasiswa di Yale University of nursing.
2. Konsep Kebidanan menurut Ernestine Wiedenbach
1.      The agents
Empat elemen dalam ´Clinical Nursing yaitu, filosofi, tujuan, praktik dan seni. Selainitu juga dikemukakan tigapoin dasar dalam filosofi keperawatan /kebidanan, yaitu :
a.       Menghargai atas kehidupan yang telah diberikan
b.      Menghargai sebuah kehormatan, suatu yang berharga, otonomi dan individualisme pada setiap orang.
c.       Resolusi dalam menerapkan dinamisasi terhadap orang lain. Filosofi yang dikemukakan adalah tentang kebutuhan ibudan bayi yang segera, untuk mengembangkan kebutuhan yang lebih luas yaitu kebutuhan untuk persiapan menjadiorang tua.

2.      The recipient
Perawat atau bidan memberikan intervensi kepada individu disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan masing-masing. Kebutuhan muncul karena adanya kondiksi tertentu, misalnya : kehamilan, persalinan, nifas dan sebagainya. Recipient meliputi wanita, keluarga, dan masyarakat. Recipient menurut Wiedenbach adalah individu yang mampu menentukan kebutuhannya akan bantuan (a need for help).

3.      The goal/purpose
Konsep Wiedenbach tujuan akhir dari perawatan “sebuah ukuran atau tindakan yang diperlukan dan diinginkan seseorang dan berpotensi untuk merubah atau memperpanjang kemampuan seseorang tersebut untuk mengatasi keterbatasan” (Danco et al., 1989cite wiedenbach·s (1964).
Disadari bahwa kebutuhan masing-masing individu perlu diketahui sebelum menemukan goal. Bila sudah diketahui kebutuhan ini, maka dapat diperkirakan goal yang akan dicapai dengan mempertimbangkan tingkah laku fisik,  emosional, atau fisiologis yang berbeda dari kebutuhan masing-masing individu dengan memperhatikan tingkah laku fisik, emosional, atau fisiologika.


4.      The means
Untuk mencapai tujuan dari asuhan kebidanan Wiedenbach menentukan beberapa tahap yaitu:
a.         identifikasi kebutuhan klien
b.         ministrastionyaitu memberikan dukungan dalam pencarian pertolongan yang dibutuhkan.
c.         Validation yaitu bantuan yang diberikan sungguh merupakan bantuan yang dibutuhkan oleh klien.
d.        Co-ordination adalah ketenangan yang direncanakan untuk memberikan bantuan
Untuk mengoptimal tujuan tersebut diperlukan pengetahuan, keadilan dan ketrampilan. Metode untuk mencapai asuhan kebidanan ada 4 (empat) tahapan:
a.       Identifikasi kebutuhan  klien, memerlukan ketrampilan dan ide
b.      Memberikan dukungan dalam mencapai pertolongan yang dibutuhkan
c.       Memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan
d.      Mengkoordinasi tenaga yang ada untuk memberikan bantuan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar